Pages

Sabtu, 20 Desember 2014

Zat Plasma

PENJELASAN TENTANG ZAT PLASMA

sumber:id.wikipedia.org

Plasma adalah gas yang terionisasi, artinya gas tersebut sudah kehilangan elektronnya. Kita tahu bahwa sebuah unsur terdiri atas elektron dan nukleus (yang terdiri atas proton dan neutron). Dalam zat padat, atom-atom terikat satu sama lain membentuk molekul, yang masing-masing terikat dalam suatu ikatan kimia yang kuat. Pada zat cair, molekul2 terikat dalam ikatan kimia lemah, dan dalam gas, molekul-molekul terpisah satu sama lain tanpa adanya ikatan kimia.
Nah dalam plasma, unsur-unsur tersebut tidak lagi bersatu membentuk molekul, dan unsur tersebut kehilangan elektronnya. Jadi dalam plasma, yang ada adalah sebuah “sup” yang terdiri atas nukleus dan elektron.
Karena plasma memiliki banyak elektron bebas, maka plasma dapat menjadi konduktor yang baik sekali. Contoh plasma adalah lampu neon atau display komputer.
MENGENAL PLASMA LEBIH JAUH
Plasma sifatnya berbeda menurut komposisi partikel-partikel bermuatannya, sehingga plasma seringkali dipandang sebagai fase ke empat dari zat. Fase zat klasik  yang sudah kita kenal adalah fase gas, cair, dan padat. Jadi, yang keempat adalah fase plasma.
Plasma dapat terjadi secara alamiah, terutama dalam ruang angkasa. Zat-zat yang terdapat di perut bintang (matahari) dan ruang antarbintang, selalu dalam keadaan fase plasma. Lapisan-lapisan bagian dari angkasa planet juga sering berujud plasma. Sebagai contoh, ionosfer juga merupakan lapisan plasma di angkasa bumi kita. Ionosfer biasanya dibagi menjadi dua lapisan.
Plasma alam yang lainnya adalah apa yang dinamakan dengan sabuk Van Allen yang melingkari  bumi dan badai matahari (solar storm) yang terus menyebar keluar dari matahari memasuki  daerah sistem matahari. Cahaya kilat merupakan salah satu dari sekian contoh plasma alam yang sering kita lihat ketika musim penghujan.
sumber:id.wikipedia.org

Plasma dapat juga dibuat oleh manusia, terutama di dalam laboratorium fisika plasma, seperti Lawrence Livermore Laboratory dan Tokamark Laboratory (milik Rusia). Yang paling penting dari laboratorium tersebut adalah bagaimana cara mengurung plasma untuk menghasilkan tenaga listrik berdasarkan reaksi fusi nuklir (penggabungan inti-inti atom) yang terkawal, walaupun sampai sekarang belum berhasil 100%. Namun, plasma buatan manusia dapat digunakan untuk keperluan sehari-ahri. Gas-gas yang ’’diionkan’’ sering digunakan dalam lampu flouresensi, lampu merkuri, neon, dan sejumlah tabung hampa merupakan suatu plasma.

Satu satu contoh lagi, aurora borialis (cahaya kutup utara). Aurora akan terjadi bila elektron-elektron kuat di bagian bawah dan ke lapisan atmosfer yang lebih padat, kemudian menghasilkan pelepasan muatan listrik serta menimbulkan cahaya. Gas yang diionkan dalam pelepasan muatan aurora itu merupakan plasma.

sumber:wall.alphacoders.com


Referensi:
http://allailatul.blogspot.com/2013/02/penjelasan-tentang-zat-plasma.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Plasma_(wujud_zat)

9 komentar:

  1. informasi yang diberikan sangat menarik dan menambah pengetahuan :)

    BalasHapus
  2. Artikelnya sangat menarik dan dapat dijadikan tambahan referensi :)

    BalasHapus
  3. infonya menarik sekali ,, terima kasih karena telah menambah wawasan kepada saya :)

    BalasHapus
  4. weeew,,,,, artikelnya bagus ... manambah referensi, good job :)

    BalasHapus
  5. Informasinya sangat menarik dan bermanfaat. Semakin memperluas pengetahuan kita. Keren. Keep posting ya!

    BalasHapus
  6. terimaksih, isi artikel sangat bermanfaat :)

    BalasHapus
  7. artikel yang sangat bagus dan dapat menambah wawasan ;D

    BalasHapus